Kristus Di Dalam Lima Kitab Musa

 

Kristus Di Dalam Lima Kitab Musa

Timothy McKee, Katherine Netessova, Mary Alice Reed

Inland Valley Church of Christ, Ontario, California

Judith Warpole

Tallinn Church of Christ, Tallinn, Estonia

 

 

 

2002

Daftar Isi 
 

Kata Pengantar

  1. 1.Allah.

  2. 2.Kitab Suci.

  3. 3.Malaikat.

  4. 4.Iblis dan roh-roh jahat.

  5. 5.Kitab-Kitab Musa.

Kitab Kejadian

 

  1. 1.Allah menciptakan dunia.

  2. 2.Allah menciptakan Adam dan Hawa.

  3. 3.Adam dan Hawa tidak mentaati Allah .

  4. 4.Kisah Kain dan Habel.

  5. 5.Henoks berjalan menuju sorga.

  6. 6.Nuh membangun bahtera.

  7. 7.Air bah dan telangi tertama.

  8. 8.Menara Babel.

  9. 9.Allah memanggil Abram.

  10. 10.Abram menyelamatkan Lot.

  11. 11.Abram bertemu dengan raja Sodom dan raja Salem.

  12. 12.Perjanjian Allah nengan Abram.

  13. 13.Hagar dan Ismael.

  14. 14.Meterai Perjanjian.

  15. 15.Para tamu Abraham.

  16. 16.Allah menghancurkan Sodom dan Gomora.

  17. 17.Abraham dan Abimelekh.

  18. 18.Ishak Lahir.  Ismael Diusir.

  19. 19.Ishak akan dikorbankan.

  20. 20.Sarah mati.  Ribka menjadi isteri Ishak.

  21. 21.Kematian Abraham.

  22. 22.Ishak dan sumur.

  23. 23.Anak kembar Ishak.  Yakub memperoleh hak kesulungan.

  24. 24.Yakub memperdaya Ishak dan menerima berkat.

  25. 25.Mimpi Yakub di Betel.

  26. 26.Yakub menikahi Lea dan Rahel.

  27. 27.Anak-anak Yakub.

  28. 28.Yakub menjadi sangat kaya.

  29. 29.Yakub melarikan diri dari Laban.

  30. 30.Yakub bergumul dengan Allah dan bertemu Esau.

  31. 31.Balas dendam Simeon dan Lewi untuk Dina.

  32. 32.Yakub kembali ke Betel.  Kematian Ishak.

  33. 33.Yehuda dan Tamar.

  34. 34.Yusuf si pemimpi.

  35. 35.Jusuf, hamba yang setia.

  36. 36.Yusuf, tawanan yang tidak bersalah.

  37. 37.Yusuf, penguasa di Mesir.

  38. 38.Saudara-saudaranya sujud di hadapan Yusuf.

  39. 39.Saudara-saudara Yusuf kembali ke Mesir.

  40. 40.Yusuf menguji saudara-saudaranya dan mengungkapkan dirinya.

  41. 41.Israel dan keluarganya pindah ke Mesir.

  42. 42.Israel memberkati anak-anaknya.

  43. 43.Kematian Israel dan Yusuf.

Kitab Keluaran

 

  1. 1.Musa tumbuh dewasa.

  2. 2.Musa pindah ke Midian.

  3. 3.Semak yang terbakar.

  4. 4.“Biarkanlah umat-Ku pergi!”

  5. 5.Allah mendatangkan empat tulah yang pertama ke atas Mesir.

  6. 6.Allah mendatangkan lebih banyak tulah ke atas Mesir.

  7. 7.Tulah yang terakhir dan Paskah.

  8. 8.Bangsa Israel menyeberangi laut.

  9. 9.Allah membuat air pahit menjadi manis.

  10. 10.Allah menurunkan roti manna.

  11. 11.Air keluar dari batu.

  12. 12.Pertempuran yang pertama.

  13. 13.Yitro menasihati Musa.

  14. 14.Sepuluh Perintah.

  15. 15.Bangsa Israel menyembah anak lembu emas.

  16. 16.Kemuliaan Allah.  Loh batu yang baru.

  17. 17.Bangsa Israel meneriman hukum Taurat.

Kemah Suci

 

  1. 1.Bangsa Israel membangun Kemah Suci.

  2. 2.Musa mendirikan Kemah Suci.

  3. 3.Harun dan anak-anaknya menjadi imam.

  4. 4.Nadab dan Abihu.

  5. 5.Bani Lewi melayani Allah di Kemah Suci.

  6. 6.Korban persembahan dan persembahan.

Kitab Imamat (Hari-hari Raya Allah)

 

  1. 1.Sabat.

  2. 2.Paskah.

  3. 3.Hari Raya Roti Tidak Beragi.

  4. 4.Hari Raya Buah Sulung.

  5. 5.Hari Raya Tujuh Minggu.

  6. 6.Hari Raya Sangkakala.

  7. 7.Hari Raya Pendamaian.

  8. 8.Hari Raya Pondok Daun.

Kitab Bilangan

 

  1. 1.Bangsa Israel bersiap-siap meninggalkan Gurun Sinai.

  2. 2.Api dan burung puyuh untuk umat yang mengeluh.

  3. 3.Miriam kena kusta.

  4. 4.Musa mengutus dua belas mata-mata ke Kanaan.

  5. 5.Allah menghukum orang-orang Israel yang memberontak.

  6. 6.Korah memimpin pembrontakan melawan Allah.

  7. 7.Tongkat Harun berbuahkan buah badam.

  8. 8.Musa memukul batu dua kali.

  9. 9.Harun mati. Ular tedung tembaga.

  10. 10.Bileam dan keledai.

  11. 11.Bileam dan Balak.

Kitab Ulangan

 

  1. 1.Musa menyiapkan bangsa Israel untuk tanah yang dijanjikan.

  2. 2.Lagu Musa.

  3. 3.Kematian Musa.

 Kata Pengantar

    Allah menjadikan segala sesuatu dengan tujuan dan memiliki rencana bagi kehidupan setiap orang. Allah menciptakan setiap orang secara unik. Namun begitu ada sesuatu yang sangat penting yang Allah inginkan untuk kita semua miliki: hubungan pribadi yang dalam dengan Allah. Allah  mengenal kita dan mengasihi kita. Ia murah hati dan penuh rahmat terhadap kita. Di dalam Kitab Suci, Firman-Nya yang tertulis, Allah mengungkapkan kehendak-Nya kepada kita dan menginginkan kita mengetahui kehendak itu. Allah ingin kita semua menemukan rencana mulia-Nya yang secara langsung berlaku ke atas hidup kita dan membuat perbedaan selama-lamanya.

    Kami ingin memperkenalkan “Kristus Di Dalam Lima Kitab Musa” kepada Anda, suatu bimbingan belajar dan materi pengajaran yang akan membantu Anda untuk membina hubungan yang erat dengan Allah, sambil membuat penemuan Anda yang dikembangkan tentang rencana keselamatan-Nya menjadi penuh arti dan menggairahkan. Ini merupakan cara yang luas dan lengkap untuk mempelajari Firman Allah dan untuk mengenal Kristus sang Juruselamat dengan lebih intim.

    Pendekatan “Kristus Di Dalam Lima Kitab Musa” didasarkan pada Kitab Suci: wahyu dari Allah yang lengkap, rapi, yang diungkapkan secara bertahap tentang rencana-Nya untuk menebus kembali manusia bagi diri-Nya melalui Yesus Kristus sejak dari manusia jatuh ke dalam dosa dan memutuskan persekutuan dengan Dia di Taman Eden. Itu adalah cara Kristus mengajar para pengikut-Nya tentang diri-Nya ketika Ia datang ke dunia. Ia memulainya dari permulaan Kitab Suci sebab segala sesuatu di dalam lima kitab Musa menunjuk kepada Dia: 

“Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi” (Lukas 24:27). 

    Kumpulan pelajaran ini diambil dari Lima Kitab Musa: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Lima kitab pertama itu sangat penting, ringkasan pelajaran tentang Allah, Kitab Suci, Malaikat, Iblis, dan Roh-roh jahat, dan Lima Kitab Musa itu sendiri. Semua kisah dicakup dari penciptaan dunia sampai waktu ketika umat Allah bersiap-siap menyeberangi Sungai Yordan menuju Tanah Yang Dijanjikan.

    Yesus Kristus adalah fokus pelajaran ini sebab pada akhirnya yang menyediakan pendamaian atau penyucian dosa dengan sempurna adalah darah-Nya. 

“… nyawa makhluk ada di dalam darahnya … karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa” (Imamat 17:11). 

“… kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia … bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir” (1 Petrus 1:18–20). 

    Darah memang sangat penting sekali sebab darah merupakan satu-satunya cara dosa seseorang diampuni dan untuk hidup kekal bersama Allah. Semua orang sudah berbuat dosa. Oleh sebab itu, semua orang dihukum dengan kematian kekal. Namun begitu, Allah mempunyai rencana untuk mengganti kematian ini dengan kehidupan kekal.

    Di dalam Kitab Suci, kematian seekor binatang yang tak bercacat dan penumpahan darahnya menggambarkan suatu korban pengganti. Seekor binatang yang tidak bersalah mati untuk menggantikan orang yang patut mati karena tidak mentaati Allah. Darah binatang yang menutupi dosa itu menunjuk kepada darah Kristus yang menghapus dosa dan memulihkan kembali hubungan yang putus dengan Allah.

    Yesus Kristus telah menanggung pengadilan dan hukuman mati untuk dosa dunia. Ia mati menggantikan kita sehingga dengan darah-Nya yang mahal itu kita dapat dibasuh dari dosa-dosa kita dan disatukan kembali dengan Allah. 

“Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia” (1 Yohanes 2:2). 

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia” (Yohanes 3:16–17). 

    Keinginan tulus kami adalah agar Anda mengenal Kristus, Allah dan Kitab Suci, menyerahkan hidup Anda kepada Dia, dan beriman kepada korban pendamaian-Nya. Darah-Nya adalah satu-satunya hal yang dapat diterima dan tersedia bagi dosa kita untuk disucikan, sehingga kita bisa disatukan dengan Allah untuk selama-lamanya. 

    “Kristus Di Dalam Lima Kitab Musa” ditulis untuk manusia di semua zaman yang ingin mengenal Allah dengan mempelajari Firman-Nya secara sungguh-sungguh.

    Buku ini dapat digunakan untuk pelajaran secara pribadi atau kelompok di rumah, gereja, atau sekolah.

    Guru mungkin perlu menyesuaikan pelbagai pelajaran itu, tergantung pada usia para siswanya: dengan cara menyederhanakan atau menambahkan lebih banyak rincian dengan menggabungkan informasi dari bagian Latar Belakang ke dalam bagian Pelajaran.

    Materi ini akan menolong para pemula untuk membangun pondasi yang kokoh untuk pertubuhan rohani selanjutnya. Materi ini juga akan menyediakan orang-orang Kristen dewasa dengan pengertian tambahan dan pandangan yang segar terhadap Kitab Suci yang dikenal baik.

    Agar mudah dipelajari, semua kisah dari Kitab Suci ini disatukan ke dalam urut-urutan peristiwa yang tersusun secara kronologis.

    Setiap pelajaran disajikan dalam bentuk sebagai berikut:

    Kitab Suci: Daftar yang berisi semua acuan Kitab Suci yang berkaitan dengan cerita itu untuk memberikan kisah dan pengertian yang lengkap atas pelbagai peristiwa itu dan menggambarkan tokoh-tokohnya dengan rincian yang sebanyak mungkin.

    Ayat Hafalan: Menekankan penerapan kehidupan secara praktis dan memperkuat konsep utama yang diajarkan di dalam Pelajaran itu.

    Yesus Di Dalam Pelajaran: Mengetengahkan Kristus, sang fokus pelajaran, ketika Ia diungkapkan di dalam setiap pelajaran dalam pelbagai bentuk kemunculan pribadi, simbol-simbol, nubuatan, tipe/antitipe atau bayangan/kenyataan.

    Sebagai contoh, ketika seseorang adalah tipe atau bayangan Kristus, maka pengalaman, contoh, dan sikap hidup-Nya mengantisipasi atau menubuatkan apa yang secara sejajar akan terjadi di dalam kehidupan Yesus ketika Ia datang ke dunia. Penggunaan tipe/antitipe menunjukkan betapa segala sesuatu di dalam Kitab Suci saling berkaitan. Metode ini sering digunakan. Dengan memperhatikan tipe/antitipe secara cermat kita akan memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang Kristus. Metode itu akan meningkatkan pengertian dan penghargan kita tentang rencana Allah bagi keselamatan kita, melihatnya berkembang dalam rincian yang sedemikian besar dari awal sekali hingga kemudian digenapi seperti yang dijanjikan.

    Latar Belakang: Memasang pentas untuk pelbagai peristiwa yang diungkapkan dan menyediakan pengertian yang lebih luas ke dalam Pelajaran itu. Latar belakang ini menarik perhatian kepada pelbagai perkembangan dan rincian penting tertentu yang mungkin tidak ditekankan di dalam Pelajaran itu dan memberikan informasi tambahan yang tidak tercakup di dalam Pelajaranitu. Latar belakang ini juga mengembangkan konsep tipe/antitipe yang disebut di dalam Yesus Di Dalam Pelajaran.

    Pelajaran: Mengetengahkan cerita dengan menggunakan semua acuan yang tercantum di dalam bagian Kitab Suci. Pelajaran ini berfungsi sebagai contoh tentang bagaimana pelajaran itu dapat diajarkan.

    Format bagi lima pelajaran pertama agak sedikit berbeda. Mereka tidak mencakup semua unsur yang disebut di atas, dan di dalam pelajaran-pelajaran ini semua acuan Kitab Suci itu dikutip secara langsung.

    Untuk benar-benar memperoleh manfaat dari pelajaran “Kristus Di Dalam Lima Kitab Musa,” kami menyarankan Anda untuk: 

  

  1. Menyisihkan waktu dan upaya untuk pelajaran ini, yang akan membuat pelajaran ini produktif dan memberikan hasil.

  2.  Mencari bimbingan Roh Kudus yang membuka Kitab Suci dan menolong kita untuk memahami isinya.

  3.  Berdoa dan merenungkan Firman Allah.

  4.  Membaca semua acuan yang disebut di dalam Kitab Suci sebelum mempelajari Pelajaran itu.

  5.  Mempelajari bagian Latar Belakang dan memeriksa semua ayat yang diberikan di dalam tanda kurung.

  6.  Memperhatikan Yesus Di Dalam Pelajaran supaya secara sadar mencari kehadiran dan keterlibatan Kristus di dalam pelbagai peristiwa yang diungkapkan.

  7.  Pelajarilah Ayat Hafalan untuk menangkap dan mengingat intisari setiap pelajaran.

 

    Kami berdoa semoga dalam proses belajar ini, iman Anda kepada Allah akan tumbuh sambil Anda belajar mentaati Dia dari contoh-contoh hamba Allah yang hebat: Habel. Henokh, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Musa, dan banyak lagi lainnya. Kehidupan mereka itu merupakan perjalanan iman, kepercayaan, dan pertumbuhan rohani yang luar biasa yang Allah inginkan untuk kita masing-masing. Sekarang ini mereka hidup bersama Allah sebab mereka percaya, dan mentaati Dia, dan menyerahkan hidup mereka kepada Dia: 

“Tetapi tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah, ketika Ia bersabda: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup” (Matius 22:31–32).